Jumat, 12 September 2008

suporter rusuh siapa yang rugi?

sering terlihat di layar kaca, berita mengenai kerusuhan antar suporter. sebenarnya apa yang menjadi penyebabnya? fanatik berlebihankah? tidak puas terhadap kepemimpinan wasit?atau hanya perbuatan oknum yang menginginkan 'kehebohan' di persepakbolaan indonesia.

seberapa besar kerugian yang harus ditanggung klub akibat perbuatan suporternya?stadion yang dibangun bagus dan susah payah-karena biayanya mahal- dirusak begitu saja oleh para suporter, bahkan suporternya sendiri. selain klub pihak sponsor juga ikut menanggung kerugian ini, selain itu suporter itu sendiri juga dirugikan karena akan mendapatkan hukuman dilarang menonton.
seandainya saja dana yang digunakan untuk memperbaiki stadion yang dirusak suporter tadi, digunakan untuk membangun stadion baru. artinya lebih banyak lagi sarana dan prasarana yang dapat digunakan, akan lebih banyak lagi yang akan bermain bola, dan diharapkan akan lebih banyak lagi bibit baru yang bermunculan.

oi, para suporter, sadar dong, jangan berantem terus, sudah ketinggalan zaman. sekarang zamannya perdamaian, dan penuh kreasi dan inovasi. yuk bergandengan tangan bersama-sama membangun persepakbolaan indonesia menuju kancah dunia.

impossible means i'm/w're possible..

Tidak ada komentar: